Bekasi, Jawa Barat kalugawijaya@gmail.com

tempat dimana keisengan bermula

Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 September 2017

PEMILIHAN BAND SERTA FREKUENSI YANG TEPAT PADA JARINGAN NIRKABEL/WIRELESS

Bagi yang sudah pernah mencoba menerapkan wireless, biasanya akan menemui beberapa kendala yang terkadang membuat bingung. Walaupun demikian, saat ini teknologi wireless banyak diterapkan, terutama dengan alasan jarak jangkau. Teknologi wireless cukup membantu terutama untuk menjangkau area yang jauh/luas. Daripada harus membangun jaringan kabel untuk menghubungkan perangkat yang jauh, akan lebih mudah dan lebih hemat jika menggunakan wireless. Akan tetapi dibalik keuntungan tersebut, ada faktor-faktor yang membuat penerapan wireless tidak semudah ketika menggunakan kabel. Pada saat menggunakan kabel, kita tinggal colokkan dari port satu ke yang lain. Jika jarak jauh bisa menggunakan Fiber Optic. Tetapi saat menerapkan wireless, menghubungkan satu perangkat ke yang lain akan dipengaruhi banyak faktor. Antara lain, LoS (Line of sight), site 1 dengan site yang lain harus bisa saling melihat dan tanpa halangan. 
Band
Memilih band merupakan cara untuk menentukan standart protokol yang akan digunakan oleh wireless interface. Selain menentukan standart protokol, band juga menentukan data rates yang bisa dilewatkan, channel frequencies dan lebar channel. Ada beberapa band di router mikrotik.
  • 2Ghz-b, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b dengan data rate maksimum 11 Mbit/s. 
  • 2Ghz-b/g, juga bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b dan 802.11g. protokol 802.11g hampir sama seperti 802.11b akan tetapi melakukan transmisi dengan basis OFDM seperti 802.11a sehingga protokol 802.11g bisa mencapai 54 Mbit/s.
  • 2Ghz-b/g/n, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b, 802.11g dan 802.11n. Pengembangan dari standart protokol 802.11, ditambah dengan kemampuan multiple-input multiple-output (MIMO). Dengan tambahan fitur MIMO ini, secara teori maksimal data rate yang bisa dicapai adalah 300 Mbit/s. 
  • 2Ghz-only G, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya menggunakan protokol  802.11g. 
  • 2Ghz-only N, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya menggunakan protokol  802.11n.
  • 5Ghz-a, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan protokol 802.11a, maximum data rate yang bisa dicapai adalah 54 Mbit/s. 
  • 5Ghz-a/n, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan protokol 802.11a dan 802.11n. 
  • 5Ghz-only N, bekerja di frekuensi 5 Ghz dan hanya menggunakan protokol  802.11n.
    Jika kita perhatikan, ada beberapa pilihan band yang menggunakan lebih dari satu protokol. Jika kita setting sebuah interface wireless dengan band yang menggunakan lebih dari satu protokol, maka interface wireless tersebut memberikan pilihan kepada client, protokol mana yang support dengan perangkat client tersebut. 

    Frekuensi 
    Wireless LAN menggunakan radio frekuensi yang membutuhkan media rambat yang juga harus bersih atau tanpa gangguan. Gangguan bisa berupa halangan seperti pohon,gedung,tembok,kaca atau interferensi frekuensi dari perangkat lain di sekitarnya.
    Agar terbentuk link wireless yang bagus, gangguan ini harus dihindari. hal pertama yang harus dilakukan dilakukan adalah site survey terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi lapangan secara fisik maupun penggunaan frekuensi yang sudah ada. Misalnya, adanya halangan berupa bukit, gedung, pohon, tembok, kaca dsb yang harus dihindari. Kita harus mengetahui juga frekuensi - frekuensi yang ada disekitar. jadi nantinya bisa dihindari penggunaanya agar tidak interferensi/overlapping. 
    Alokasi frekuensi sudah diatur dalam regulasi di setiap wilayah dan negara. Di Indonesia, untuk keperluan wireless LAN sudah dalokasikan dalam ISM Band pada frekuensi 2,4GHz dan 5,8GHz. Lebih detail nya, untuk 2,4GHz dibagi dalam beberapa channel dengan lebar channel masing - masing 22MHz.
      
    Begitu juga dengan yang 5GHz. Frekuensi 5Ghz juga dibagi menjadi beberapa channel. 
     
    Di mikrotik, tiap channel ditampilkan dengan nilai tengah frekuensi-nya. Misal pada band 2,4GHz, channel1 = 2412 ,dsb.
     
    Kembali ke masalah interferensi. Di mikrotik ada beberapa tool yang bisa digunakan untuk melakukan scanning frekuensi. 
    • Tool Scanner, double klik interface wlan > atur mode=station, band, dan frekuensi > klik scan .
    • Tool Snooper, double klik interface wlan > atur mode=station, band, dan frekuensi > klik snooper.
    •   
    • Tool Frequency Usage, double klik interface wlan > atur mode=station, band, dan frekuensi > klik Freq. Usage
    •  
    Dari hasil survey tersebut,kita bisa menentukan penggunaan frekuensi pada perangkat kita agar tidak interferensi dengan yang lain. Berdasarkan pembagian channel pada 2,4GHz, dengan lebar channel standard, bisa dilihat ada beberapa channel yang saling overlapping. Hal ini lah yang harus dihindari agar tidak saling mengganggu dan wireless link terbentuk dengan baik. Misal, dari hasil scan ternyata sudah banyak yang menggunakan frek 2412 (channel 1) , maka kita bisa gunakan frek 2437 (channel 6). Kenapa tidak menggunakan 2417 (Ch.2) saja ? bukankah 2412 (Ch.1) dan 2417 (Ch.2) sudah beda.?
    Coba lihat lagi gambar pembagian channel tadi, antara 2412 (Ch.1) dan 2417 (Ch.2) ternyata masih overlapping, saling menganggu. Jika digambarkan lagi, agar tidak saling mengganggu bisa gunakan 2412 (Ch.1), 2437 (Ch. 6), 2462 (Ch. 11)

     

    Nah, kalo untuk frek 2484 (Ch.14) merupakan channel yang tidak standard. Perangkat seperti gadget,laptop biasanya tidak support.
    Mikrotik support untuk 2484 (ch.14). Akan tetapi kita tetap tidak boleh menggunakan frekuensi tersebut dengan sembarangan. Walaupun secara teknis perangkatnya support, tapi penggunaan frekuensi di luar alokasi jelas menyalahi aturan. Jadi mari gunakan frekuensi sesuai regulasi yang ada. Agar tidak saling mengganggu di frekuensi lain.
    Tips diatas untuk pemilihan penggunaan frekuensi pada Band 2,4GHz. Bagaimana dengan 5GHz ?. Kebanyakan perangkat seperti laptop, gadget sebelumnya memang hanya support untuk 2,4GHz saja. Akan tetapi beberapa gadget saat ini sudah support 5GHz. Begitu juga untuk link perangkat wireless LAN saat ini juga sudah banyak yang beralih ke 5GHz. Berbeda dengan pembagian channel pada 2,4GHz, pembagian channel pada 5GHz tidak ada yang saling overlapping. Untuk mengcover laptop atau gadget, bisa gunakan frek 5725 - 5785 MHz. Kebanyakan gadget saat ini support di frekuensi tersebut. Produk Mikrotik juga sudah support baik untuk band 2,4GHz atau 5GHz. Support juga untuk custom freq dan custom channel width. Tapi sekali lagi, gunakan frekuensi dengan bijak. Jangan menyalahi regulasi.

    Selasa, 18 April 2017

    BLOK SITUS ATAU WEBSITE MENGGUNAKAN LAYER 7 DI FIREWALL || MIKROTIK

    Hasil gambar untuk BLOCK SITE LOGO 

    A. PENGERTIAN
    Firewall, untuk penjelasanya lebih rinci lagi kalian bisa lihat disini PEMAHAMAN TENTANG FIREWALL. Dan untuk Protokol Layer7 adalah metode untuk mencari pola dalam ICMP / TCP / UDP stream, atau istilah lainnya regex pattern.

    B. LATAR BELAKANG
     Web proxy di mikrotik hanya bisa memblock situs dengan tipe http maka saya akan mencoba memblock situs dengan tipe https dengan menggunakan salah satu fitur firewall di mikrotik yaitu layer 7.  Cara kerja L7 adalah mencocokan (mathcer) 10 paket koneksi pertama atau 2KB koneksi pertama dan mencari pola/pattern data yang sesuai dengan yang tersedia.

    C. MAKSUD DAN TUJUAN
    Memblokir situs dengan tipe https menggunakan firewall layer 7 di routerboard mikrotik.

    D. ALAT DAN BAHAN
        Alat dan Bahan yang dibutuhkan adalah :
         1. Routerboard Mikrotik
         2. Aplikasi Winbox

    E. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
        Waktu yang saya butuhkan untuk konfigurasi kali ini kurang lebih 35 menit.

    F. TAHAP PELAKSANAAN

    1. Langkah Pertama adalah bukalah aplikasi winbox dan masuk ke konfigurasi mikrotik anda.



    2. Setelah itu masuk ke menu, IP>Firewall
    3. Lalu masuk ke Layer 7 Protocols>Add (+)>Berikan nama pada kotak name (Nama bisa terserah) dan masukan script regexp seperti contoh dibawah. Jika sudah klik Apply OK.
    ^.+(kaskus.com)*$ 
    >kaskus.com dapat anda ganti dengan nama situs yang lain tergantung pengguna yang mau ngebclock situs apa yang mau kita block

    4. Setelah itu kita masuk pada menu Firewall rule baru dengan cara klik Filter Rules>Add(+). lalu pada menu General
    Chain : Forward
    Dst.Address : 0.0.0.0/0

    >(Mengapa saya memasukan ip 0.0.0.0/0? Karena saya ingin memblokir semua ip   dengan network apapun maupun prefix berapun agar tidak bisa mengakses situs yang saya blokir)

    5. selanjutnya kita masuk ke menu Advanced di menu anda cukup mengarahkan rule yang telah kita buat di Layer 7 protocol tadi.

    Layer 7 Protocol : Blokir situs dengan Layer 7

    6. Kemudian kita ke menu Action jika sudah memilih aksi klik Apply OK
    Action : Drop

    7. Maka akan muncul rule baru yang telah kita buat tadi di menu Firewall Rules 

    8. Nah disini kita tes Coba untuk akses situs yang barusan kita blokir dengan Layer 7. Jika berhasil maka saat mengakses situs tersebut kita tidak akan berhasil.

     G. Hasil dan Kesimpulan
        Kita telah berhasil konfigurasi Firewall Layer 7 Protocol di mikrotik. Kelebihan situs ini adalah dapat memblokir situs dengan tipe http maupun https tapi sayang fitur ini memiliki kelemahan yaitu dapat meningkatkan penggunaan memori pada RB maupun PC Router anda.

    H. Referensi
    Semoga Bermanfaat 
    Wassalamualaikum Wr Wb 

    Senin, 17 April 2017

    BLOK SITUS WEBSITE MENGGUNAKAN FILTER RULES DI FIREWALL || MIKROTIK

    Hasil gambar untuk BLOCK SITE LOGO
    A. PENGERTIAN
    adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dengan jaringan Internet.


    B. LATAR BELAKANG
    Untuk meningkatkan keamanan mikrotik dari pengguna yang tidak bertanggung jawab bisa digunakan salah satu fitur ini, dan untuk memblok situs yang seharusnya tidak dibuka oleh remaja dan anak-anak.


    C. MAKSUD DAN TUJUAN
    Untuk memblok situs yang seharusnya tidak dibuka oleh para remaja dan anak-anak. 

     
    D. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
    Saya membutuhkan waktu kisaran 5 menit - 10 menit, karena masih dalam tahap belajar  

    E. ALAT DAN BAHAN
    1. Komputer / laptop
    2. Router mikrotik (saya menggunakan rb 951 2N)
    3. kabel straight
    4. software winbox
    5. koneksi internet

    F.TAHAP PELAKASANAAN
    1. Pastikan mikrotik sudah terkoneksi dengan internet
    2. lalu pilih menu  ip > firewall
    3. kita pergi ke Layer 7 protocols
    4. klik add (+) , lalu isikan situs apa yang akan kita blok, kalau saya sekarang akan blok situs facebook, klik ok
    5. kemenu filter rule kita pilih add (+) pilih general
    6. pada option chain pilih forward
    7. lalu kita pergi ke advanced, pada option layer 7 protocol pilih situs yang kita blok tadi
    8. lalu kita pergi action, kemudian pilih drop karena jika ada yang membuka situs yang kita drop maka tidak akan bisa acses kesitus tersebut. lalu klik Ok.

    9. Selesai 

    G.Hasil dan kesimpulan
    Semua situs yang saya blok tidak bisa dibuka dan hasilnya saat situs dibuka hasilnya eror, dan sebagai seorang admin kita harus mengamankan jaringan kita dari seseorang yang tidak bertanggung jawab.

    Minggu, 26 Maret 2017

    AUTOMATIC SUBNETING

    Image result for ip address logo

    A. PENGERTIAN SUBNETING
    Subnetting adlah proses memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil disebut "subnet". Setiap subnet deskripsi non-fisik (atau ID) untuk jaringan -sub fisiki (biasanya jaringan beralih dari host yang mengandung satu router-router dalam jaringan multi).
    Mengapa harus melakukan subnetting? Ada beberapa alasan mengapa kita perlu melakukan subnetting diantaranya adalah sebagai berikut :
    • Untuk mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP Address.
    • Mengatasi masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan dalam suatu network, karena Router IP hanya dapat mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda jika setiap network memiliki address yang unik.
    • Meningkatkan  security dan mengurangi terjadinya kongesti akibat terlalu banyaknya host dalam suatu network.
    B. LATAR BELAKANG
    Sehubung semakin meningkatnya kebutuhan networking sudah pasti di perlukan pembagian IP address (subnetting) . Supaya tidak memakan waktu pada saat subnetting maka kali ini saya akan membagikan tools buatan saya,yaitu Auto subnetting.

    C. MAKSUD DAN TUJUAN
    Maksud dan tujuan saya membuat tools tersebut adalah  untuk memudahkan para network engineer untuk melakukan subnetting tanpa memakan waktu yang lama.

    D. HAL YANG DIBUTUHKAN
    1. Laptop Dengan OS Linux, Debian, Ubuntu dan sejenisnya
    2. OS sudah terinstall :
      - PHP-CLI
      - PHP-CURL
      - PHP
    3. Koneksi internet

    F. TAHAP PELAKSANAAN
    1. Salin code di bawah ini , kemudian paste kan di text editor misalnya di SublimeText,Atom,Pluma,leafpad,gedit,nano,pico,vim dll.

    <?php
    /*
    !~ [ NETWORK CODE ] !~
    !~ Online Auto Subnetting Tools !~
    !~ c0ded by : ganda pansakom576!~
    !~ http://github.com/ganslicious!~
    !~ guwe.pro !~
    */
    function a_cover(){
    $red="\033[1;31m";
    $white="\033[0m";
    $green="\033[1;32m";
    $yellow="\033[1;33m";
    $blue="\033[1;34m";
    @system('clear');
    print(" $red _ ___ _
    _ __ ___| |_ ___ / _ \ __| |
    | '_ \ / _ \ __/ __| | | |/ _` |
    | | | | __/ || (__| |_| | (_| |
    |_| |_|\___|\__\___|\___/ \__,_|$white
    +---------------------------------------+
    |$red Codename :$green cahkost $white |
    |$red Version :$green 1.0 $white |
    |$red Author :$green guwe.pro $white |
    +---------------------------------------+
    ");
    }
    if(empty($argv[1])&&empty($argv[2])){
    a_cover();
    echo "USAGE : # php ".$argv[0]." <ip ADDRESS> <mask>\n";
    echo "EXAMPLE : # php ".$argv[0]." 127.0.0.1 16\n";
    echo "\n\n\n";
    }else{
    a_cover();
    $red="\033[31m";
    $white="\033[0m";
    $green="\033[32m";
    $yellow="\033[33m";
    $blue="\033[34m";
    echo "\n\n\n";
    echo $green."[~]".$white." Waiting for you....\n\n";
    function a_ngecurl($url){
    $c=curl_init();
    curl_setopt($c,CURLOPT_RETURNTRANSFER,1);
    curl_setopt($c,CURLOPT_URL,$url);
    curl_setopt($c,CURLOPT_HEADER,0);
    $e=curl_exec($c);
    return $e;
    }
    function a_pisah($pemisah,$string){
    return explode(chr(1),str_replace($pemisah,chr(1),$string));
    }
    $res =a_ngecurl(base64_decode("aHR0cDovL2pvZGllcy5kZS9pcGNhbGM/aG9zdD0iLiRhcmd2WzFdLiImbWFzazE9Ii4kYXJndlsyXS4iJm1hc2syPQ=="));
    $pecah = a_pisah(array('<pre>','</pre>
    '),$res);
    $jdl="network-".$argv[1]."-".$argv[2].".html";
    $fp=fopen($jdl,'w');
    $html_a ="<html><head><title>Subnetting online | c0ded by : pansakom576/title></head>";
    $html_a.=" <meta name=\"viewport\" content=\"width=device-width, initial-scale=1\">
    <link rel=\"stylesheet\" href=\"https://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/css/bootstrap.min.css\">";
    $html_a.="<link rel=\"icon\" href=\"http://findicons.com/files/icons/1953/desktop/256/network.png\"></head>";
    $html_a.="<body><div class='container'>
    <div class='container-fluid'>
    ";
    $html_a.="<h1>
    ~[ Subnetting Online - ".$argv[1]."/".$argv[2]." ]~</h1>
    ";
    $html_a.=$pecah[1];
    $html_a.="</div>
    </div>
    </body></html>";
    if(fwrite($fp,$html_a)){
    echo $green."[+]".$white." DONE => ".$yellow.$jdl.$white." \n\n";
    @system('browse '.$jdl);
    }
    fclose($fp);
    }
    ?>

    2. Simpan code yang telah di pastekan di textEditor, dengan format *.php misalnya : netcode.php
    3. buka terminal anda, masukan perintah
    # php namafile.php <IpAddress> <Mask>
    contoh:
    # php netcode.php 192.168.10.1 24
    4. Tunggu hingga ada tulisan "DONE " atau automatis browser anda akan terbuka dan menampilkan result dari subnetting anda.

    G. KESIMPULAN 
    Jadi Kesimpulan saya membuat tools ini adalah untuk memudahkan dan mempercepat proses subnetting para network engineer. Dan sangat di sarankan sebelum mencoba tools ini anda harus bisa subnetting manual terlebih dahulu.


    REferensi pengertian subnetting : http://www.javanetmedia.com/2015/06/subnetting-pada-jaringan-komputer.html

    Kamis, 23 Maret 2017

    HOW TO KONFIGURASI VPN (Virtual Privat Network)

     Image result for vpn logo

    A. PENGERTIAN
    Jaringan komputer merupakan kumpulan komputer yang terhubung secara fisik dan dapat berkomunikasi satu dengan lainnya dengan menggunakan aturan (protocol) tertentu. Mengelola jaringan yang hanya terdiri dari beberapa komputer (host) merupakan pekerjaan mudah. Namun jika jaringan tersebut berkembang dan memiliki ratusan bahkan ribuan host, maka mengelola jaringan akan menjadi mimpi buruk bagi setiap pengelola jaringan (Administrator jaringan).

    B. LATAR BELAKANG
    Untuk menangani koneksi yang sering putus nyambung(kaya hubungan yang gak jelas-__-) atau melancarkan konektivitas saya menggunakan VPN.

    C. MAKSUD DAN TUJUAN
    Agar terjamin konektifitas yang lancar tanpa hambatan atau putus nyambung dalam Remoting Server ataupun Berselancar di internet.

    D. ALAT Dan BAHAN
     a. PC atau Laptop
     b. Server
     c. Mikrotik
     d. Kabel UTP

    E. JANGA WAKTU PELAKSANAAN 
    Dapat dilaksanakan dalam waktu 10-15 menit

    F. TAHAP PELAKSANAAN
     
    1. Masuk ke Winbox untuk pengguna linux dan keturunannya bisa melalui terminal dengan menekan # wine winbox

    2. Lalu masuk ke menu konfigurasi MikroTik nya, untuk terhubung MikroTik bisa menggunakan Kabel atau dengan menggunakan WireLess, disini saya menggunakan kabel sajah agar kemungkinan koneksi terputus itu bisa diminimalisasikan.

    3. Setelah masuk menu konfigurasi MikroTik, Klik PPP-->>PPTP Server
        
       Centang Pada Enable
       Default Profile ubah ke Default encryption
       Centang semua yang ada pada Autentication
       
       Apply .OK


    4. Masuk ke IP-->> Pool-->>+(Tambah). Ip Pool ini digunakan untuk sebagai DHCP atau pemberi ip otomati kepada client. Masukan Ip Pool yang digunakan.



    5. Kembali lagi ke PPP-->>Profile 

    Nama : (terserah kalian mau memasukan nama apa.. yang jelas jangan nama mantan ya.. kwkwkw) disini saya masuk nama saya saja Ganda. 

    Local  Address : (local addres adalah Gateway dari Ip Pool tadi yang telah dibuat sebelumnya) hs-pool-5.

    Remote Address : (sama, ganti dengan hs-pool-5)

    Apply .OK


    6. Kemudian masuk ke Secret-->>+(tambah), berikan Username dan Password, pemberian UserPass ini nantinannya digunakan untuk pengguna client atau hanya admin pembuat vpn saja yang bisa menggunakan nantinya.

    Lalu Service pilih pptp.

    Profile pilih dengan akun yang telah dibuat tadi, saya masukan ganda. 


    7. Kembali ke PPTP Server dan ganti Default Profile dengan akun yang sudah dibuat tadi, saya pilih ganda.

    Apply .OK


     8. Lalu kita beralih ke seting Network pada laptop Edit Conection-->>Add pilih Point-to-Point Tunneling Protocol (PPTP) lalu Creat.

    9. Next guyss, kita masukan gateway ambil dari ip public atau ppoe  yang ada di MikroTik  kita saya masukan 10.30.2.252.

    Masukan juga Username dan Password. UserPass disini diambil dari hasil pembuatan Secret sebelumnya.

    Save. 
      


    10. Sambungkan dengan Hotspot dan aktifkan VPN yang sudah kita buat.  Well Yeaahhh selesai sudah. 

    G. SARAN UNTUK PEMBACA

    1. Bila konfigurasi masih ada atau terjadi kegagalan mohon cek dan teliti konfigurasi yang telah kalian buat.

    2. Jika masih masih ada error atau kendala lainnya pembaca bisa tanyakan langsung pad admin dikolom komentar yang telah disediakan. 

    H. KESIMPULAN 
    Kita dapat mengkonfigurasi VPN kita melalui mikrotik dan dapat menyambung pada server pusat dan kalau di implementasikan pada ip public akan mepermudahkan kita dalam bekerja.

    I. REFERENSI

    Teman-teman PKL BLC Telkom Klaten. 

    Rabu, 15 Maret 2017

    PENJELASAN MENGENAI IP TABLES DAN NAT || Debian Router || 8.6 Jessie

    Image result for ip tables logo 

    Woke, pada malam yang sepi nan sunyi ini saya akan menuangkan imajinasi saya dalam sebuah artikel berjudul PENJELASAN MENGENAI IP TABLES DAN NAT || Debian Router || 8.6 Jessie. Lanjut... 

    A. PENJELASAN IP TABLES
    Iptables adalah suatu tools dalam sistem operasi linux yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan filter (penyaringan) terhadap (trafic) lalulintas data. Secara sederhana digambarkan sebagai pengatur lalulintas data. Dengan iptables inilah kita akan mengatur semua lalulintas dalam komputer kita, baik yang masuk ke komputer, keluar dari komputer, ataupun traffic yang sekedar melewati komputer kita. membahas prinsip dasar firewall iptables, mengelola akses internet berdasarkan alamat IP,port aplikasi dan MAC address. Firewall IPTables packet filtering memiliki tiga aturan (policy), yaitu:

    a. INPUT
    Mengatur paket data yang memasuki firewall dari arah intranet maupun internet. kita bisa mengelolakomputer mana saja yang bisa mengakses firewall. misal: hanya komputer IP 192.168.1.100 yang bisa SSHke firewall dan yang lain tidak boleh.

    b. OUTPUT
    Mengatur paket data yang keluar dari firewall ke arah intranet maupun internet. Biasanya output tidak diset,karena bisa membatasi kemampuan firewall itu sendiri.
     
    c. FORWARD
    Mengatur paket data yang melintasi firewall dari arah internet ke intranet maupun sebaliknya. Policy forward paling banyak dipakai saat ini untuk mengatur koneksi internet berdasarkan port, mac address dan alamat IP Selain aturan (policy) firewall iptables juga mempunyai parameter yang disebut dengan TARGET, yaitu status yang menentukkan koneksi di iptables diizinkan lewat atau tidak. TARGET ada tiga macam yaitu:

    1. ACCEPT
    Akses diterima dan diizinkan melewati firewall

    2. REJECT
    Akses ditolak, koneksi dari komputer klien yang melewati firewall langsung terputus, biasanya terdapatpesan “Connection Refused”. Target Reject tidak menghabiskan bandwidth internet karena akses langsung ditolak, hal ini berbeda dengan DROP.

    3. DROP
    Akses diterima tetapi paket data langsung dibuang oleh kernel, sehingga pengguna tidak mengetahui kalau koneksinya dibatasi oleh firewall, pengguna melihat seakan – akan server yang dihubungi mengalami permasalahan teknis. Pada koneksi internet yang sibuk dengan trafik tinggi Target Drop sebaiknya jangan digunakan.

    Berikut ini contoh penggunaan firewall iptables untuk mengelola akses internet.

    Policy INPUT

    IP Firewall = 192.168.1.1

    IP Administrator = 192.168.1.100

    IP Umum = 192.168.1.200


    Membatasi port number
    iptables -A INPUT -i eth1 -s 192.168.1.200 -d 192.168.1.1 -p tcp -dport 22-j REJECT

    Contoh di atas melarang komputer klien dengan IP 192.168.1.200 mengakses port 22 (ssh) firewall yang memiliki IP 192.168.1.1


    Policy FORWARD

    1. Membatasi orang mengakses port aplikasi P2P (Limewire, GnuTella & Bearshare)

    iptables -A FORWARD -p tcp -dport 6340:6350 -j REJECT

    iptables -A FORWARD -p -dport 6340:6350 -j REJECT
     
    -p tcp (koneksi menggunakan protokol TCP)
    -p udp (koneksi menggunakan protokol UDP)
    -dport 6340:6350 (melarang akses port 6340 sampai dengan 6350)

    2. Membatasi koneksi satu alamat IP

    iptables -A FORWARD -s 192.168.1.99 -d 0/0 -j REJECT
     
    -d 0/0 berarti ke semua tujuan

    Membatasi koneksi berdasarkan range IP

    iptables -A FORWARD -m iprange -src-range 192.168.1.100-192.168.1.150 -d 0/0 -j REJECT

    Membatasi koneksi internet berdasarkan MAC Address
    iptables -A FORWARD -m mac -mac-source 00:30:18:AC:14:41 -d 0/0 -j REJECT


    B. PENJELASAN NAT (Network Address Translation)
    Pada bagian ini kita membahas mengenai Network Address Translation, biasa disebut dengan NAT. Fungsi utama dari NAT adalah untuk melakukan translasi alamat dari satu alamat ke alamat IP yang lain, biasanya dipakai pada internet gateway. Selain melakukan translasi alamat IP, iptables juga bisa melakukan NAT alamat Port aplikasi, bisa disebut juga dengan Port Address Translation (PAT). PAT digunakan untuk membangun beberapa server seperti mail, web, database maupun datacenter yang diakses melalui internet hanya dengan satu alamat IP publik.

    Tabel NAT
    Selain sebagai IP Filtering / Firewall, iptables juga bisa difungsikan untuk translasi alamat, ditandai dengan opsi -t nat pada perintah iptables.

    iptables -t nat ..
    Prinsip dasar NAT di bagi menjadi dua bagian, yang pertama adalah POSTROUTING, yaitu melakukan NAT paket data yang keluar dari firewall, kebanyakan postrouting dipakai untuk translasi alamat IP.

    Yang kedua adalah PREROUTING, untuk melakukan NAT paket data yang memasuki firewall, kebanyakan digunakan untuk transparency proxy server dan membangun beberapa server dengan satu IP publik.

    1. POSTROUTING
    Translasi alamat yang keluar dari firewall, berarti kita melihat paket data yang keluar dari kartu LAN.

     
    iptables -t NAT -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j SNAT -to 202.154.6.55
     
    iptables -t NAT -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE
     
    contoh diatas berarti jaringan subnet 192.168.1.0/24 jika menghubungi web server yang berada di internet dikenali dari IP 202.154.6.55. Target MASQUERADE berarti IP NAT disesuaikan dengan alamat IP kartu LAN eth0, jika IP eth0 dirubah kita tidak perlu merubah settingan iptables.

    2. PREROUTING
    Translasi alamat yang memasuki kartu jaringan, kita juga bisa membelokkan paket data ke port tertentu untuk membangun server internet hanya dengan satu IP publik.

     
    iptables -t nat -A PREROUTING – eth0 -p tcp -dport 25 -j DNAT -to 192.168.1.20:25

    iptables -t nat -A PREROUTING – eth0 -p tcp -dport 110 -j DNAT -to 192.168.1.20:110

    iptables -t nat -A PREROUTING – eth0 -p tcp -dport 80 -j DNAT -to 192.168.1.30:80

    Pada contoh diatas kita mempunyai 2 server, 192.168.1.20 (mail server) dan 192.168.1.30 (web server). Koneksi dari internet ke port 25 dan 110 secara otomatis diarahkan ke alamat IP 192.168.1.20 (IP Lokal / LAN). Akses port 80 (web server) diarahkan ke IP lokal 192.168.1.30

    List NAT
    Untuk melihat NAT yang baru saja kita setting menggunakan perintah:

    iptables -t nat -L -v

    root@subasa:/home/smubapansa# iptables -t nat -L -v


    Chain PREROUTING (policy ACCEPT 1833K packets, 141M bytes)





    pkts bytes target prot opt in out source destination 199K 9636K REDIRECT
    tcp – eth2 any anywhere anywhere tcp dpt:http redir ports 3128



    0 0 REDIRECT tcp-eth1 any anywhere anywhere tcp dpt:36 redir ports 10000

    0 0 REDIRECT tcp-eth1 any anywhere anywhere tcp dpt:time redir ports 20000



    0 0 DNAT tcp-eth1 any anywhere anywhere tcp dpt:33 to:192.168.1.100:22



    Perintah untuk menghapus NAT

    root@subasa:/home/smubapansa# iptables -t nat -L -viptables -t nat -F

    root@subasa:/home/smubapansa# iptables -t nat -L -viptables -t nat -Z

    REFERENSI

    Selasa, 14 Maret 2017

    SETTING ACCESS POINT || TP-Link WA801ND

    Image result for TP-LINK WA801ND


    TP-LINK WA801ND
    A. PENGERTIAN
    Dirancang untuk membangun atau memperluas Jaringan Wireless dan berkecepatan tinggi scalable atau untuk menhubungkan beberapa perangkat Ethernet yang diaktifkan seperti konsol game, digital media adapter, printer, atau jaringan terpasang penyimpanan perangkat ke jaringan nirkabel. AP mendukung sejumlah fungsi yang berbeda yang membuat pengalaman jaringan nirkabel Anda lebih fleksibel dari sebelumnya. Sekarang, Anda dapat menikmati pengalaman yang lebih baik internet saat men-download, game, video streaming atau dengan aplikasi lain yang Anda mungkin ingin menggunakan.
    FITUR TP-LINK WA801ND
    * 300 Mbps kecepatan nirkabel yang ideal untuk video HD yang mulus, suara streaming dan game online
    * Mendukung beberapa mode operasi: Access Point, Multi-SSID, Client, Universal / WDS Repeater, Bridge dengan AP
    * Mudah setup WPA dienkripsi koneksi aman di menekan tombol WPS
    Sampai dengan 30 meter (100 kaki) dari penyebaran fleksibel dengan termasuk Pasif Power over Ethernet Injector.
    Selengkapnya bisa lihat disini http://www.tp-link.com/en/products/details/TL-WA801ND.html 
    B. LATAR BELAKANG
    Setting TP-LINK WA801ND sebagai Access Point.

    C. MAKSUD DAN TUJUAN
    Setting TP-LINK WA801ND sebagai Access Point untuk memancarkan signal wifi dengan cangkupan yang lebih luas.

    D. ALAT DAN BAHAN

    - TP-LINK WA801ND
    - Kabel UTP untuk menyambung ke laptop
    - Laptop untuk setting Access Point


    E. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 
    Untuk setting konfigurasi Access Point sebagai pemancar wifi ini saya membutuhkan waktu sekiranya 10-20menit.


    G. TAHAP PELAKSANAAN
    1. Setting Ip Address nya, masuk ke Setting Network Connection

    Klik =>> Ethernet =>> Add



    2. Pilih Ethernet lalau Create...

     3. Beri nama Ethernet terserah anda, jika tidak biarkan saja. Pada Device, isilah MAC Address dengan cara klik arah bawah lalu piih MAC Address yang tersedia.
    Connection name : saya beri nama AP sadja yeahhh....

     4. Masuk ke IPv4 Settings

         Ubah Method dari Automatically menjadi Manual

         Isi Address (misal 192.168.0.2)

         Isi Netmask (24 atau 255.255.255.0)

         Isi Gateway (sesuai dengan TP-Link nya) biasanya terletak di bawah  AP/kardus 
         Lalu Save

    5. Langkah selanjutnya kalian harus masuk ke browser. (saya pakai Mozilla)

        Masukkan IP Default TP-LINK tersebut ke kolom URL (misal 192.168.0.254)

        Lalu Enter


    6. Langkah kalian akan setting TP-LINK tersebut.

        Isikan Username (misal admin)

        Isi Password (misal admin)

        Lalu klik Log in


     7. Anda akan mulai setting TP-LINK

         Tampilan menu Quick Setup

         Pilih Next

    8. Ubah your Country/Region dengan nama negara kalian. Saya pilih Indonesia. Untuk Change the Login account abaikan saja.
    Pilih Next.

     9. Untuk Operation Mode pilih Access Point.
         Lalu Next

    10. Untuk Wireless Setting ubahlah Network Name terserah kalian, saya kasih nama AP-SUBASA sadja. Ubah Channel (misal 6) agar berbeda dengan TP-LINK didekat kalian.
    Untuk Wireless Security pilih NO jika tidak ingin ada passwordnya (tapi saya memilih Most Secure seperti dicontoh dan menuliskan password)
    - Untuk Password isi terserah kalian.
    - Lalu Next.

    11. Masuk ke Network Setting disini
          DHCP Server : Disable saja.
          IP ADDRESS : IP disini adalah Ip yang sudah di seting di Mikrotik  sebelumnya, misal Access point ini akan dimasukan di eth4 dengan setting Ip 192.168.2.2. Nah disini saya isikan Ip 192.168.2.2
         Subnet Mask : Pilih Other Mask kemudian masukan 225.225.255.248
         Change the login account : NO saja.


    12. Proses setting Access Point sudah selesai guyss... Klik Finish

    13. Tunggu hingga proses Restarting... selesai. 

    14. Untuk memastikan kembali apakah setting sudah benar coba kalain masuk lagi ke webrowser dengan IP Access Point yang sudah kita setting sebelumnya. Saya masukan di kolom URL dengan memasukan http://192.168.2.2 . Nah jika sudah muncul form login seperti ini berarti setting Access Point sudah benar. 


    Well Yeahh, selesai sudah. Jika masih ada yang kurang jelas dari artikel saya diatas bisa kalain masukan komentar dikolom komentar di bawah. TERIMAKASIH.


    H. REFERENSI
    -

    Popular Posts

    Recent Posts